Edinburgh Skotlandia

Edinburgh Skotlandia

Persiapan travel ke negara Skotlandia sudah tersusun di agenda, koper sudah masuk check in satu hari sebelum terbang. Esoknya pagi naik kereta menuju bandara dengan penerbangan British airways paling awal menuju Skotlandia dan transit di London city airport. Tiba di bandara kita harus ngejar waktu penerbangan berikut dengan tujuan ibu kota Edinburgh.

Tiba di London city airport kita masih punya waktu -/+ empat puluh menit sambil terburu buru mencari gate pesawat yang menuju Edinburgh untung saja tidak ketinggalan dengan sedikit lelah dan bersyukur kita duduk di bangku pesawat dan mencoba untuk tidur sejenak sebab nanti dari bandara harus naik kereta menuju old town kota tujuan.

Satu jam perjalanan tiba di Edinburgh dan airportnya cukup kecil di banding bandara international lain. Pengambilan bagasi juga berdekatan dari lokasi arrival setelah dua puluh menit menunggu koper koper itu tidak ada yang nongol sampai passagier satu persatu menghilang meninggalkan bandara, tinggal kita yang masih celingukan mencari koper. Tampa menunda waktu saya mendatangi sebuah kantor pengaduan lost & found yang letaknya ada di samping tempat pengambilan bagasi dan kita melaporkan koper yang hilang.

Secara profesional dan ramah wanita petugas airport tersebut menanggapi laporan kita dan berjanji akan mengirimkan ke hotel tempat kita nginap jika koper di temukan tegasnya. Mereka berpendapat koper koper itu masih ada di London city dan tidak keburu masuk pesawat pagi tadi. Mereka menyatakan maaf dengan kejadian itu dan memberikan kita bungkusan neccesary berisi tshirt dan perlengkapan mandi.

Hilang kekhawatiran dengan rasa lega kita meninggalkan airport menuju stasiun kereta dan membeli tiket di loket mesin automat yang berjejer di depan stasiun. Meskipun airport ini tidak begitu luas namun penjaga keamanan ada di mana mana dan sikap petugas dan kepolisian sangat ramah ketika saya menanyakan bagaimana cara membeli tiket dan arah tujuan kereta. Suasana keliling menyenangkan dan seperti tidak asing lagi untuk kita padahal baru pertama kali kesini. Harga tiket tram menuju old town tidak mahal tram nya bersih dan nyaman. kita memilih tempat nginap sengaja di area yang central agar berkeliling mudah di tempuh jalan kaki. Ketika keluar dari kereta bawah tanah dari situ kita berjalan sekitar sepuluh menit ke arah hotel. Kali ini kita memilih hotel group katagori bintang tiga lebih hemat karena masih ada beberapa kota yang akan disinggahi setelah check in dan mendapatkan kunci kamar bersyukur kondisi hotel tidak bikin kecewa dalam lingkungan hotel terawat dan tersedia bathroom, towels dan bedspreads bersih.
BACA JUGA Kediaman Villa Charlie Chaplin

Sambil menunggu koper tiba kita pergi mengunjungi royal botanik garden dan royal national museum of Scotland yang indah di Edinburgh. Tiga jam berlalu kita memutuskan dinner lebih awal saat berjalan kita melihat pizzaria kecil yang penuh dengan pengunjung, penasaran pingin juga nih cicipi pizzanya.
Suasana padat di dalam membuat kita jadi cepat kepanasan saya segera melepas jaket winter sambil menunggu tempat duduk. Sepuluh menit kemudian setelah di persilakan duduk saya order cola dan pizza rasa house recipe. Service cepat dan memang benar pizzanya enak sekali dan harga murah. Ketika menu yang kita pesan habis terlahap dengan kesadaran diri langsung bayar dan pergi, padahal masih ingin order teh hijau tapi melihat tamu sama anak dan bayi yang nunggu tempat duduk jadi batal order. Balik dari pizzaria jam delapan kurang dan koper koper kita sudah ada di kamar, wahh.. hebat sekali service airport Edinburgh dan saya sangat senang ada baju bersih untuk tour esok hari. Read also

Tour menuju danau Loch Ness akan menempuh beberapa jam oleh karena itu kita pilih tour bareng dengan turis lain, dari info personal hotel kita dapat membeli tiket di salah satu restoran yang juga menjual tiket tiket tour ke seluruh kota. Edinburgh sebuah kota tua yang indah dan memiliki cerita kultur dan budaya yang tidak kalah menarik dengan negara lain yang berbahasa English dan seperti kita ketahui walaupun ikatan hubungan Skotlandia dengan negara Inggris sangat kuat namun negara Skotlandia mempunyai sistem hukum berbeda dan terpisah dari sistem hukum Inggris so sebab itu mungkin atmosfer di Edinburgh dan sekitar lebih tenang dan ramah.

Dalam bus-tour muat sekitar tujuh belas orang dan saya seperti turis turis lainnya tentu berharap dapat melihat keajaiban yang sering di gunjingi orang tentang mahluk /monster dari dalam danau bernama Nessie yang kadang bisa muncul secara tiba tiba. Sebelum kita tiba di tempat driver tour sudah memberikan tips: Bahwa makin kita mencarinya makin sulit ketemu, namun jika kita tidak berniat bertemu mahluk itu akan muncul pada saatnya nah saya coba mempraktekan tips itu maka ketika gerombolan orang orang sibuk mencari Nessie saya dan keluarga berjalan nyantai berkeliling sambil selfie dan sekali kali tengok ke danau dengan harapan dapat melihat kepala Nessie muncul di permukaan air Lol.

Perjalanan ke danau Loch Ness yang berliku membuat kepala saya cukup mabok, untungnya bapak driver sangat baik hati saya di ijinkan pindah duduk ke depan dan alhamdulilah balik ke keliling saya bisa lebih menikmati perjalan tour tsb.

Dari perjalanan saya ke beberapa kota di negara Skotlandia sangat berkesan sekali terutama ketika menyelusuri bangunan lama old town, new town di Edinburgh, Glasgow dan kota lain serta berkunjung ke museum royal museum, royal botanic garden etc.
Penduduk lokal ramah dan perkembangan dan gaya life style dapat di katakan normal dan tidak begitu menyolok, sedang tempat shopping dan mall terletak di tengah tengah kota yang divariasi oleh perkantoran, mall dan penuh ragam restoran yang mengundang selera. Info untuk Anda yang akan berlibur ke sini mungkin tertarik juga dengan type restoran yang sempat saya perhatikan adalah restauran, Italien, Indian, Thai, Chinese, beberapa fast food dan pub.

Beberapa photo food restauran:

Note.

Selain sarapan english breakfast, kita juga sempat mencoba beberapa lokal di sekitar area pada umumnya masakan enak dan porsi cukup besar harga standar. Hanya agak dikit kecewa waktu ke salah satu chinese restoran yang ada di town karena malas jalan ke pusat kota jadi saya pilih yang terdekat dari stasiun kereta, kita pesan empat menu seperti : wan tan soup, kerang panggang, bebek goreng dan mix vegetable dan tiga masakan yang di sajikan semua warna bumbu gelap dan rasanya sama jauh dari citra rasa yang saya harapkan. Alhamdulilah seharian ikut bus-tour dan perut lama kosong hingga makanan itu dilahap habis lol.

Shop dan penjual barang souvernir harga fix price. Toko toko yang menarik wajib kita tengok dari specialitas warga lokal harga tidak jauh beda tapi kualitas terjamin. Akan tetapi di lokasi souvernir perlu juga untuk memantau harga, sebab dengan barang yang sama sempat saya bayar harga dua kali lipat di bandingkan toko lain dan dari kesan saya mencari oleh oleh enaknya tuh kalau ketemu toko yang memberi tawaran diskon kita beli produk yang sama sebanyak dua-tiga pieces dapat potongan harga 10-35 % lumayan kan untuk oleh oleh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s