Locarno City

Menyambut suasana bulan oktober sangat antusias sekali sebab sebentar lagi iklim bertambah dingin, angin dan salju akan menyelimuti sekitar alam, baju tebal, sepatu hangat dan jaket winter akan mengiringi hari hari kita.

Sejak liburan ke London dan kembali sibuk dengan aktivitas sehari hari dan mengurus beberapa hal bersama keluarga, hingga selama beberapa bulan terakhir ini weekend tidak sempat kemana mana. Tiga minggu lalu saya mendapatkan tawaran tiket kereta keseluruh wilayah di Swiss dengan membayar satu tiket berlaku untuk dua orang. Nah kebetulan saya juga masih ada hadiah voucher nginap di hotel berbintang, gratis untuk dua hari inklusif breakfast. Yuhuuu.. asik kan dan sayang sekali jika tidak di gunakan karena hotel hotel bintang di Swiss kalau bayar pakai kocek sendiri sangat mahal. Apa lagi kalau view gunung dan danau walau sedikit jauh dari pusat pertokoan harga penginapan pasti tidak tanggung tanggung mahalnya. Paling sedikit bisa habis sepuluh juta untuk dua person dan dua malam nginap. Belum termasuk biaya lunch, dinner dan ++ pasti deh tambah biaya lagi.

Hadiah voucher hotel ini letaknya di Locarno city, sebuah kota yang indah dan tenang yang di kelilingi pergunungan serta danau yang luas. Kota Locarno ada di wilayah Tessin atau orang Itali menyebutnya Ticino berlokasi di bagian selatan Swiss. Karena posisinya ada di perbatasan Italia so sehari haris di wilayah ini akan sering terdengar bahasa Itali dari penduduk sekitar dan juga bahasa Francis.

Dari segi iklim dan kultur agak beda walaupun mereka dapat berbicara bahasa Swiss dealek dan bahasa baku Jerman namun kota ini memang sangat berbeda atmosfernya. Di Locarno city serasa berada dalam bagian kota Italia yang lebih relax dan keramahan mereka juga tipical keramahan orang Itali yang lebih nyantai dan tidak kaku. But..wait…! undang undang dan sistem di Tessin sama dengan undang undang dan sistem di Switzerland ya, karena lokasi memang masih dalam perbatasan wilayah Swiss maka tempat dan jalan sekitar sini sangat bersih dan aman serta tidak boleh sembarangan buang sampah atau meludah di jalan, dan kita juga harus tertib membeli tiket kemana kita pergi, sebab jika lupa beli denda sekitar Chf 100,- (1juta lebih).

Bahkan di suatu tempat (cultural heritage) castle dan museum tidak di ijinkan berisik, bawa minuman alkohol, bawa pet (binatang piaraan) atau merusak. Kalaupun ada yang coba-coba nge-tes jangan lupa siapakan uang denda sepuluh ribu Chf (Swiss Franc) Lol.

Jalan jalan dan keliling Locarno tidak akan membosankan, selain bisa naik boat melalui jalur danau yang luas ke bagian kota lain seperti: Ascona, Ronco, Tenero, Gordola, Brissago, dll. Naik kereta pun sangat menyenangkan dan bequem. Hotel tempat kita nginap ada di desa Madino menuju kesana dapat di tempuh dengan kereta atau boat. Berhubung naik kereta bisa lebih lama, kita prefar naik perahu yang berjarak tempuh tigapuluh menit, selisih 1/2jam di banding naik kereta. Sampai di desa Madino bisa naik bus umum menuju hotel-hotel yang letaknya di perbukitan, tapi kita minta di jemput oleh bus hotel.

Selain itu jika suka mendaki kita dapat naik gunung cardada dengan ketinggian 1700 meter diatas lautan. Saya lihat banyak turis turis senior dan muda hiking dan berjalan santai ke atas. Langkah awal menuju ke atas dapat di jangkau dengan naik mobil dahulu atau naik standsailbahn (kereta tambang merayap naik keatas), lalu kita dapat lanjut dan membeli tiket luftsailbahn (cable car) yang akan membawa kita melayang beberapa meter di atas pohon pohon pinus dan hutan kastania, sepanjang cable car meluncur naik dan juga turun terbentang pemandangan kota nan indah dan birunya danau dapat kita nikmati dari tembusan kaca jendela, sesuatu yang sangat menakjubkan dan juga bikin adrenalin berdebar debar.

Kurang lebih diatas ketinggian 1300 meter cable car berhenti dan kita tiba di bagian sisi hutan pinus yang menjulang tinggi, mengagumkan ada park bermain untuk anak dan aktivitas alam yang menarik oleh karenanya tempat ini sangat atraktif bagi penerbang parasut dan pendaki. Untuk menuju ketinggian tertentu kita dapat lanjut lagi keatas dengan berjalan kaki (kondisi harus fit), atau naik sessellift (bangku layang) dan jika haus dan lapar restoran yang berdekatan dengan luftsailbahn (cable car) siap memberikan layanan.

Note:

* Pada umumnya wilayah dan kota kota di sekitar Tessin termasuk Locarno banyak di sukai orang lokal dan mancanegara. Locarno tempat liburan sommer yang tidak terlupakan dan tempat liburan winter impian dengan iklim yang hangat dan ramah.

* Beberapa tawaran aktivitas menarik di Locarno adalah kegiatan alam terbuka, hiking, lake-camp, market piazza grande, olah raga sepeda-tour, inline-Skating, film festival, musik festival, karnaval dll.

* Locarno bukan hanya tempat liburan untuk yang berkocek tebal tapi juga terbuka untuk turis turis yang punya biaya budget. Hotel dan resto murah serta gratis aktivitas masih bisa di dapati, terkadang di travel-agent dan kios setempat tersedia brosur sebaran informasi untuk pariwisatawan, asal kita rajin membaca plakat, brosur dan pintar pintar mencari info dan tidak sungkan bertanya.

4 pemikiran pada “Locarno City

    1. Hi bpk Lucky maaf telat respon. Areal sini byk seri masakan Itali, yg wajib di coba byk bgt ya. Bisa di mulai dgn Kastanien dan crepe nya dan risoto serta olahan ikan segar yg byk di cari org saat berlibur kesini. sdg tuk jajanan byk yg enak” di Grande markt.

      Favorit sy menu ikan, fresh cheese dan kastanien yg gurih dan hanya tumbuh di iklim Tessin.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s